29/12/2016

Dampak Positif Efek Rumah Kaca

Global warming atau lebih dikenal pemanasan global adalah suatu peristiwa kenaikan suhu rata-rata permukaan bumi yang disebabkan meningkatnya efek rumah kaca (green house effect). Pemanasan global terjadi karena peningkatan gas rumah kaca (GRK) di lapisan udara dekat permukaan bumi (atmosfer). Gas tersebut memperangkap panas dari matahari sehingga menyebabkan suhu bumi semakin panas dan akhirnya lebih panas daripada suhu normal.

Gas rumah kaca (GRK) secara definitif merupakan gas di udara yang menempati ruang di atas lapisan permukaan bumi (atmosfer). GRK memungkinkan sebagian panas dari matahari ditahan di atas permukaan bumi. Permukaan bumi akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca di atmosfer. GRK menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersebut tersimpan di permukaan bumi.
pasar malam rawasari yang tetap hangat meski kondisi malam/molaritas.com
Apabila keadaan tersebut terjadi terus menerus maka akan mengakibatkan suhu rata-rata tahunan di bumi akan terus meningkat. GRK berfungsi sebagaimana gas dalam rumah kaca. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi GRK di atmosfer, maka akan semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya.

Gas rumah kaca (GRK) terdiri dari beberapa unsur, diantaranya:
1.    Karbon dioksida (CO2), dihasilkan terutama dari pembakaran bahan bakar fosil (seperti minyak bumi, gas bumi dan batubara) untuk mendapatkan energi, selain kebakaran hutan dan lahan.
2.    Nitroksida (N2O), dihasilkan dari penggunaan pupuk kimia pada pertanian.
3.    Metana (CH4), dihasilkan dari pembusukan sampah yang tidak dikelola dengan baik, sawah tergenang, ternak dan gas daerah rawa.

Dampak positif efek rumah kaca
Pemanasan global menjadi isu global karena dianggap berdampak buruk pada bumi. Sudah ada beberapa kebijakan di negara-negara maju dan berkembang untuk mengurangi penggunaan gas rumah kaca (GRK). Di samping dampaknya yang disinyalir buruk, sebenarnya efek rumah kaca juga berdampak positif pada bumi. Justru dengan adanya efek rumah kaca, bumi yang manusia tempati tetap hangat, bahkan bisa survive hingga sekarang.

Dengan adanya efek rumah kaca inilah bumi yang menjadi tempat manusia dan makhluk-makhluk hidup lainnya bisa tetap hangat dan tidak membeku. Efek rumah kaca menyebabkan perbedaan suhu di siang dan malam hari tidak berbeda jauh, sehingga manusia dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Walaupun berbeda tapi tidak terlalu ekstrim.

Efek rumah kaca dibutuhkan oleh semua makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya planet ini akan menjadi sangat dingin. Dengan suhu rata-rata sebesar 15 ͦ C, bumi sebenarnya lebih panas 33 ͦ C dari suhunya semula. Apabila tidak ada efek rumah kaca maka suhu bumi hanya sekitar -18 ͦ C, sehingga es akan menutupi seluruh permukaan bumi. Oleh karena penting untuk disadari keberadaan gas rumah kaca. Jumlah gas rumah kaca dalam batas wajar dapat menyelamatkan kelangsungan makhluk hidup di bumi. (MR)


EmoticonEmoticon